Kisah 10 Nabi yang Pernah Tinggal di Palestina

 Kisah 10 Nabi yang Pernah Tinggal di Palestina

Palestina dijuluki sebagai negeri para nabi atau negeri Anbiya, karena banyak nabi dan Rasul yang pernah tinggal di negeri tersebut, mulai Nabi Ibrahim hingga Nabi Muhammad SAW yang singgah ketika Isra Mikraj. Foto ilustrasi/ist
Palestina dikenal juga dengan sebutan 'Negeri para Anbiya' atau negeri para nabi. Kenapa disebut seperti itu? Karena dalam sejarahnya, hanya Palestina, satu-satunya daerah yang pernah ditinggali atau disinggahi para nabi dan utusan Allah SWT ini. Siapa saja para nabi tersebut, dan bagaimana kisahnya?

Palestina memang negeri yang diberkahi. Hal ini juga tercantum dalam Al-Qur'an. Palestina memiliki sejarah pemerintahan yang sangat panjang.
Dari segi sejarah Islam, Palestina merupakan negeri yang diberkahi Allah hingga menyandang julukan negeri Anbiya atau negeri para nabi.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut nama nabi-nabi yang memiliki kisah sejarah di Palestina :

1. Nabi Ibrahim alaihissalam

Bapak dari para nabi, Nabi Ibrahim alaihissalam mengalami banyak mukjizat dan ujian semasa hidupnya. Kemudian membawa Nabi Ibrahim lebih dekat kepada Allah SWT. Setiap tahun, Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha, untuk mengingat ketundukan sang nabi pada Allah.

Nabi Ibrahim banyak menghabiskan waktu di Palestina bersama keluarganya. Makamnya terletak di Masjid Al-Khalil di Hebron, Tepi Barat, di mana dirinya makamkan bersama sang istri, Sarah.

Di sebelah barat Hebron terdapat pohon ek, yang disebut “Oak of Ibrahim”, dan merupakan situs legendaris, tempat Nabi Ibrahim as memasang tendanya selama perjalanan. Pohon ini diperkirakan berusia 5.000 tahun.

2. Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, sebagai nabi dan rasul terakhir pernah singgah ke Masjid Al Aqsha, ketika Beliau melakukan perjalanan Isra Mikraj.

Masjid Al Aqsha berada di dalam kawasan Kota Tua Yerusalem terletak Al-Haram Al-Sharif, atau Suaka Mulia. Kompleks 35 hektar ini terdiri dari situs suci ke tiga Islam setelah Makkah dan Madinah di Arab Saudi.

Masjid Al-Aqsha adalah situs, di mana Nabi Muhammad – selama Isra Mikraj – memimpin salat untuk semua nabi. Saat ini, situs ini merupakan tujuan penting yang memegang arti besar bagi Muslim di seluruh dunia.

3. Nabi Sulaiman alaihissalam

Nabi Sulaiman as adalah putra termuda dari Nabi Dawud as, dan lahir di Yerusalem. Allah swt memberkahinya dengan banyak mukjizat, termasuk kemampuan berbicara dengan hewan dan mengontrol jin.

Selama 30 tahun pemerintahannya atas Palestina setelah kepergian ayahnya, Nabi Dawud as, beliau memerintahkan jin-jinnya untuk memperbaiki Masjid Al-Aqsha, yang berlokasi di Kota Tua Yerusalem.

Disebutkan bahwa beberapa dinding dan dua pilar yang dibangun oleh jin dari Nabi Sulaiman masih bisa dilihat di bagian bawah tanah masjid.

Makam Nabi Sulaiman masih bisa ditemukan di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha, dan dikatakan sebagai tempat di mana ia meninggal dunia sambil bersandar pada tongkatnya.

4. Nabi Yusuf alaihissalam

Kisah Nabi Yusuf di dalam Al Qur'an secara luas dianggap sebagai salah satu surat yang paling indah. Nabi Yusuf lahir di Yerusalem dan merupakan salah satu putra tersayang Nabi Yakub as.

“Jubb Yussef” terletak di Galilee, dan dianggap sebagai sumur di mana Nabi Yusuf dilemparkan ke dalamnya oleh saudara-saudara lelaki sang nabi. Beliau diperkirakan menjadi yang terakhir dimakamkan di Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat.

5. Nabi Yaqub alaihissalam

Nabi Yaqub as lahir di Palestina, dan merupakan putra dari Nabi Ishaq as. Ia dikenal karena mengikuti jalan ayah dan kakeknya, menyebarkan pesan ketauhidan, dan menasihatkan kepada para pengikutnya untuk berdoa dan bersedekah.

Selama hidupnya, Nabi Yaqub bepergian ke utara Iraq, kembali ke Palestina, dan akhirnya menetap di Mesir di mana dirinya meninggal dunia. Beliau dimakamkan di Hebron, Palestina, bersama sang ayah, berdasarkan permintaan terakhirnya.

Makam Nabi Yaqub berlokasi di dalam Masjid Ibrahimi, yang juga dikenal dengan “Gua Patriarki”. Masjid itu berisi makam Nabi Ibrahim as, putranya Nabi Ishaq as, putranya Nabi Yaqub as, dan putranya Nabi Yusuf as.

6. Nabi Lut alaihissalam

Nabi Lut as adalah kemenakan laki-laki dari pihak ayah, dari Nabi Ibrahim as. Beliau diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyebarkan pesan Islam kepada kaum Sodom dan Gomorrah. Ini dinyatakan dalam Alquran bahwa kaum tersebut sesudahnya dihancurkan setelah mereka melalaikan peringatan, dan Nabi Lut bersama keluarganya selamat kecuali istrinya.

Diyakini bahwa kaum tersebut tinggal di tempat yang sekarang disebut Laut Mati, sebuah danau garam yang terletak antara Tepi Barat dan Yordania.
Bani Na’im adalah kota di Palestina yang terletak di bagian selatan Hebron, Tepi Barat. Di sanalah lokasi makam Nabi Lut. Selain itu, makam putri-putrinya dapat ditemukan di sebuah bukit di sekitarnya.

7. Nabi Ishaq alaihissalam

Nabi Ishaq as adalah putra kedua dari Nabi Ibrahim as, sebuah hadiah yang menakjubkan dari Allah swt. Nabi Ishaq dianggap sebagai nabi yang penting di dalam Islam, yang melanjutkan penyeberan pesan Allah swt setelah kepergian ayahnya, Nabi Ibrahim as.

Di Masjid Al-Haram Al-Ibrahimi di Perbukitan Hebron dan lingkungan di bawah tanahnya, terdapat makam Nabi Ishaq dan dianggap sebagai salah satu situs paling religius dalam Islam.

8. Nabi Musa alaihissalam

Nabi Musa as dikirim oleh Allah swt kepada Firaun Mesir dan Bani Israil untuk bimbingan. Nabi Musa memegang tempat khusus di dalam Islam, dengan kitab suci Taurat yang telah diturunkan kepadanya.

Nabi Musa sering kali disebut, lebih banyak dibandingkan nabi-nabi lain dalam Al Quran. Makam nabi berlokasi di selatan Jericho, Tepi Barat. Menurut tradisi, Sultan Salahhudin Ayyubi bermimpi bahwa Nabi Musa dimakamkan di sana, dan memiliki masjid yang dibangun di situs ini untuk menghormatinya. Makam tersebut adalah salah satu kompleks arsitektur religius paling besar di Palestina.

9. Nabi Isa alaihissalam

Dengan sebagian besar cendekiawan yang menyebut tentang Bethlehem, di wilayah yang hari ini disebut dengan Tepi Barat, sebagai tempat kelahiran Nabi Isa as, ia menghabiskan hidupnya di Palestina, menyebarkan pesan Allah swt.

Nabi Isa dilimpahi dengan banyak mukjizat, mampu menyembuhkan orang yang sakit dan menghidupkan kembali orang yang telah meninggal dunia.

Kebanyakan cendekiawan meyakini bahwa Gereja Kelahiran di Tepi Barat, dibangun di atas tempat kelahiran Nabi Isa as. Sebuah balok batu di dalam gereja menandai titik dari pohon palem, di mana ibunya (Maryam) gemetar kesakitan selama persalinan. Bukit Zaitun di Al-Quds (Yerusalem) dikatakan sebagai situs, di mana Nabi Isa as naik ke surga.

10. Nabi Daud alaihissalam

Nabi Daud as memimpin Palestina selama 40 tahun, 7 tahun di Hebron dan 33 tahun di Al-Quds. Dirinya dikenal karena kebijaksanaan, kekuatan, dan pengabdian kepada Allah SWT. Pengaruh Nabi Daud di sana dianggap sangatlah penting terhadap arsiktektur keagamaan di Al-Quds.

Wallahu A'lam
(wid)
Widaningsih

No comments: