Penyebab Kaum Yahudi Diusir dari Madinah

Ilustrasi kaum Yahudi diusir dari Madinah karena sering berbuat onar, berkhianat dan ingkar janji. Foto/Mahad Aly
Watak buruk kaum Yahudi memang dikenal sebagai orang yang suka berkhianat, membuat kebohongan, ingkar janji dan berperilaku jahat. Berikut sepenggal kisah yang menjadi sebab orang-orang Yahudi diusir dari Madinah.

Syaikh Ramadhan Al-Buthi mengemukakan, belajar dari Fikih Sirah Nabawiyah bahwa watak ingkar janji, berkhianat sudah melekat di jiwa orang Yahudi. Dan ini adalah fakta sejarah dalam banyak kejadian yang tidak terhingga

Diceritakan dalam satu kajian Ustaz Ali Lubis Al-Mandili, dulu Madinah adalah masyarakat majemuk yang dihuni oleh beragam suku dan agama. Termasuk di dalamnya orang Yahudi Bani Qainuqa' dan Bani Nadhir.

Rasulullah ﷺ menjalin hubungan sosial yang sangat baik dengan mereka yang diikat dengan Piagam Madinah. Tidak boleh mengganggu satu sama lain dan wajib membela Madinah dari berbagai ancaman. Tapi apa yang terjadi, ternyata kaum Yahudi Madinah mengeluarkan watak buruknya dengan mengingkari perjanjian yang sudah ditetapkan di Madinah.

Kaum Yahudi Bani Qainuqa' melecehkan seorang wanita muslimah yang sedang berjualan di pasar. Ketika seorang laki-laki muslim tidak tega melihat pelecehan itu sontak dia melawan gerombolan Yahudi yang melecehkan wanita itu. Akhirnya terjadi tawuran yang menyebabkan hilangnya nyawa muslim tersebut. Hasilnya terjadi dua pelanggaran, pelecehan dan pembunuhan.

Setelah tragedi itu selesai muncul kembali pengkhianatan yang lebih parah dari semula. Ketika seorang Yahudi Bani Nadhir naik ke atas rumahnya sambil menyiapkan batu untuk menunggu waktu tepat menjatuhkannya ke atas kepala Rasulullah ﷺ. Rencana busuk sempat disangkal oleh seorang Yahudi agar jangan dilakukan karena pasti ada yang memberitahu rencana jahat kepada Rasulullah (baik dari wahyu).

Dan benar saja, rencana jahat ini telah sampai kepada Rasulullah ﷺ yang akhirnya terjadi pengusiran besar-besaran kaum Yahudi dari Madinah. Rasulullah ﷺ mengultimatum Yahudi Bani Nadhir jangan ada yang dibawa dari Madinah kecuali pedang masing-masing. Sampai satu riwayat diceritakan, seorang Yahudi yang diusir itu merobohkan pintu rumahnya demi membawa gagang pintunya.

"Inilah tabiat Yahudi yang mesti kita pahami sebab sejarah itu sering berulang," kata Ustaz Ali Lubis.

Pelajaran yang bisa kita petik dari Sirah Nabawi yang dijelaskan Syaikh Ramadhan Al-Buthi yaitu:
1. Sulit berjanji dengan orang Yahudi, bisa-bisa dikasih hati minta jantung.
2. Nilai materi sangat penting bagi mereka sampai dalam tragedi pengusiran itu masih sempat membawa gagang pintunya.
3. Boikot produk Israel sangat signifikan saat ini. Sebab jika omset mereka menurun drastis maka mereka akan berfikir memerangi kaum muslimin.

Wallahu A'lam

(rhs)
Rusman Hidayat Siregar

No comments: