Kisah Rasulullah SAW Menjawab Pertanyaan Rahib Yahudi Bikin Takjub

 Kisah Rasulullah SAW Menjawab Pertanyaan Rahib Yahudi Bikin Takjub

Kisah orang-orang Yahudi yang datang mengutarakan pertanyaan kepada Rasulullah SAW termasuk di antara kisah-kisah yang sarat dengan hikmah dan pelajaran. Foto ilustrasi/SINDOnews
Orang-orang Yahudi pernah mengutarakan beberapa pertanyaan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Para Rahib Yahudi ini menyatakan akan mengikuti Rasulullah dan membenarkan beliau apabila mampu menjawab pertanyaan mereka.

Kisah ini direkam dalam Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam, karya fenomenal seorang ulama besar sekaligus sejarawan Abad 3 Hijriyah, Ibnu Hisyam. Diceritakan, orang-orang Yahudi yang teridiri dari Rahib-rahibnya datang kepada Rasulullah ﷺ untuk mengajukan pertanyaan. Atas izin Allah, Rasulullah ﷺ memberi jawaban memukau yang membuat mereka terdiam.

Mereka berkata, "Hai Muhammad, jawab pertanyaan-pertanyaan yang kami tanyakan kepadamu. Jika engkau bisa menjawabnya, maka kami mengikutimu, membenarkanmu, dan beriman kepadamu." Rasulullah ﷺ bersabda kepada mereka: "Kalian mempunyai perjanjian dengan Allah, bahwa jika aku menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, kalian pasti membenarkanku?" Mereka berkata, "Ya!"

Maka Rasulullah ﷺ bersabda kepada mereka, "Bertanyalah kepadaku sesuka kalian!" Para Rahib Yahudi berkata: "Jelaskan kepada kami bagaimana bayi itu menyerupai ibunya, padahal sperma berasal dari ayahnya!"

Rasulullah menjawab: "Aku bersumpah dengan Allah dan dengan hari-hari-Nya di Bani Israel, apakah kalian tahu bahwa air sperma laki-laki itu putih dan kental, sedang air ovum wanita itu kuning dan encer; mana di antara keduanya yang dominan, maka kemiripan akan terjadi padanya." Rahib-rahib Yahudi berkata, "Ya Allah, itu betul.

Terangkan kepada kami, bagaimana tidurmu?" Rasulullah ﷺ menjawab: "Aku bersumpah dengan Allah dan dengan hari-hari-Nya di Bani Israel, bukankah kalian tahu bahwa tidurku seperti yang kalian duga bahwa mataku tidak tidur, sedang hatiku terjaga (tidak tidur)." Rahib-rahib Yahudi berkata, "Ya Allah, itu betul." Rasulullah ﷺ juga bersabda: "Begitu juga tidurku, mataku tidur, namun hatiku tidak tidur."

Rahib-rahib Yahudi bertanya lagi: "Jelaskan kepada kami apa saja yang diharamkan Israel atas dirinya!" Rasulullah menjawab: "Aku bersumpah dengan Allah dan dengan hari-hari-Nya di Bani Israel, apakah kalian tahu bahwa tadinya makanan dan minuman yang paling disukai Israel adalah daging unta dan susunya? Kemudian ketika beliau sakit, maka
Allah menyembuhkannya, kemudian ia mengharamkan atas dirinya makanan dan minuman yang paling disukainya sebagai bentuk syukur-nya kepada Allah. Beliau mengharamkan atas dirinya daging unta dan susu unta." Rahib-rahib Yahudi berkata, "Ya Allah, itu betul."

Sekarang jelaskan kepada kami tentang Ruh!" Rasulullah ﷺ kemudian bersabda: "Aku bersumpah dengan Allah dan dengan hari-hari-Nya di Bani Israel, apakah kalian tahu bahwa Jibril datang kepadaku?" Rahib-rahib Yahudi berkata, "Ya Allah, itu betul. Tapi hai Muhammad, kami memusuhinya. Ia Malaikat, namun ia bersikap kasar, dan menumpahkan darah. Jika ia tidak begitu, kami pasti mengikutimu."

Kemudian Allah Ta'ala menurunkan ayat terkait ucapan Rahib-rahub Yahudi tersebut yaitu Surat Al-Baqarah Ayat 97-102. Itulah sekelumit karakter orang-orang Yahudi yang dikenal ingkar, pandai membuat kebohongan, suka berdusta, berkhianat dan lain sebagainya.

Wallahu A'lam

(rhs)
Rusman Hidayat Siregar

No comments: