Informasi Kiamat dalam Hadis tentang Dialog Rasulullah SAW dengan Jibril

 Informasi Kiamat dalam Hadis tentang Dialog Rasulullah SAW dengan Jibril

Kapan kiamat akan tiba adalah merupakan rahasia Allah SWT. Foto/Ilustrasi: Ist
Potongan hadis dari Umar bin Khattab ra yang menceritakan tentang dialog Nabi Muhammad SAW dengan malaikat Jibril tentang Islam, Iman, Ikhsan, dan hari kiamat, terdapat penjelasan mengenai rukun iman yang enam.

Tatkala Malaikat Jibril bertanya: “Kabarkan kepada saya tentang hari kiamat!” Nabi SAW menjawab: “Tidaklah yang ditanya lebih tahu tentangnya daripada yang bertanya.”

Jibril berkata lagi: “Kabarkan kepada saya tentang tanda-tanda kiamat!”

Nabi SAW menjawab: “Ketika seorang budak melahirkan tuannya dan engkau mendapati seorang yang tak bersandal dan tak berpakaian lagi miskin pengembala kambing berlomba-lomba dalam bangunan.”

Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar As-Sidawi dalam bukunya berjudul "Syarah 10 Landasan Agama dari Kalimat Nubuwwah" menjelaskan dari hadis ini diiformasikan bahwa tidak ada yang mengetahui kapan hari kiamat tiba, kecuali hanya Allah. Bahkan Jibril dan Nabi Muhammad — sebagai hamba yang paling dekat dengan Allah — juga tidak tahu.

"Dari sini, dapat kita tegaskan bahwa siapa yang mengaku dapat mengetahui kapan terjadinya kiamat atau membenarkan orang yang mengaku tersebut, maka dia adalah bodoh, sesat, dan pendusta, sebab dia mengaku tahu ilmu ghaib yang hanya diketahui semata-mata oleh Allah," ujar Abu Ubaidah Yusuf.

Dia mengingatkan hendaknya kita semua tidak memedulikan ramalan-ramalan kiamat seperti ramalan kiamat 2014 yang pernah santer menguncang akidah, karena semua itu adalah kebohongan nyata, takalluf (bertele-tele) yang dilarang agama, dan sia-sia belaka, karena seseorang tetap dituntut untuk beramal sampai maut menjemputnya.
Kewajiban bagi kita semua adalah mempersiapkan bekal amal saleh untuk kehidupan setelah kiamat, bukan menyibukkan diri dengan prediksi kiamat. Oleh karenanya, tatkala ada seorang bertanya kepada Nabi SAW: “Wahai Nabi Allah, kapankah kiamat itu tiba?” Nabi SAW tidak menjawab pertanyaannya, tetapi menunjukkan kepadanya untuk sesuatu yang bermanfaat, beliau bersabda: “Apa yang kamu siapkan untuk kiamat?” (HR Al Bukhari (no. 6167) dan Muslim (no. 2639)

Inilah hikmah utama di balik dirahasiakannya waktu kiamat dan kematian yaitu agar mendorong seorang hamba untuk tetap aktif beramal ketaatan, menjauhi kemaksiatan, dan selalu khawa tir jangan-jangan kematian menjemputnya secara tiba-tiba.

(mhy)
Miftah H. Yusufpati

No comments: